Selasa, 17 Januari 2012

Kota Ronda, Kota Unik dan Indah di Spanyol

Anda percaya ada sebuah kota indah yang dibangun di atas tebing curam berkedalaman 100 meter? Kota indah identik dengan kota yang dibangun di tempat yang aman dan hangat, dipenuhi situs-situs budaya, tempat-tepat wisata yang menyamankan pandangan mata, dan penduduknya yang ramah serta mudah akrab dengan para pendatang.
Quote:
Quote:
Begitu pula dengan Kota Ronda yang ada di Spanyol. Kota ini terletak di daerah pegunungan dengan ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Kota tua ini dibangun pada abad ke-18 di Andalusia, sebelah barat laut Provinsi Malaga di Pegunungan Serrania Ronda de. Terdapat kota baru di seberang kota tua Ronda yang dipisahkan oleh sebuah jurang sedalam 100 meter bernama El Tajo.
Quote:
Quote:
Tempat yang dapat dijangkau dengan mobil atau kereta api dari Kota Algeciras dan Cordoba ini memiliki 3 jembatan yang dipakai untuk menyeberangi jurang El Tajo. Jembatan-jembatan itu sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu dimulai dari masa kejayaan Romawi.



Jembatan setinggi 98 meter itu dibangun dengan menggunakan batu dari Sungai Tagus sehingga menambah kesan kunonya. Ditambah dengan sedikit sentuhan modern. Sayangnya, jembatan ini sering dijadikan sebagai tempat untuk bunuh diri.
Quote:
Pada bibir jurang kota ini terdapat gedung-gedung dan juga pemukiman penduduk. Masyarakat Kota Ronda yang mayoritas beragama Katolik sering beribadah di Gereja Saint Mary. Gereja ini dulunya adalah masjid Arab asli. Khas dinding dan gerbang masjid menambah kesan klasik yang tak ternilai harganya.



Pada abad ke-18, Ronda terkenal dengan adu bantengnya. Plaza de Toros adalah arena banteng tertua di Spanyol yang masih kokoh berdiri. Keluarga matador yang terkenal adalah Romerovych. Pedro Romero berhasil mengalahkan lebih dari 5.000 ekor banteng tanpa cedera. Untuk mengabadikan kisahnya, didirikanlah museum adu banteng. Tidak jauh dari sana ada Istana Palacio de Mondragon.
Quote:
Kota Ronda menyajikan pemandangan pegunungan yang indah dan cocok bagi para wisatawan yang suka dengan flora dan fauna. Ada beberapa spesies endemik yang hidup di sana. Kota tua ini juga cocok bagi Anda para pecinta sejarah.

Banyak situs-situs dari Andalusia yang sudah hilang tergerus zaman. Namun, tidak sedikit pula situs peninggalan sejarah Andalusia yang belum terungkap.

Alun-alun de Toros de Ronda yang dahulu dipakai untuk mengadakan pertandingan adu banteng, kini dimanfaatkan sebagai tempat wisata paling populer di kota ini. Arena ini memiliki diameter sepanjang 66 meter dengan barisan kursi penonton sebanyak lima baris. Tempat ini juga sering dijadikan latar untuk film layar lebar atau kebutuhan visual lainnya seperti pembuatan video klip. Lagu ‘Take a Bow’ milik Madonna mengambil tempat ini sebagai latar video klipnya.
Quote:
Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Spoiler for Ronda: 

Sejarah Piala Eropa

gag kerasa bentar lagi Piala Eropa 2012 udah mau dimulai , sebelum perhelatan akbar itu dimulai ada baiknya kita untuk mengetahui sejarah Piala Eropa itu sendiri , cekibrot gan 

Quote:
Sejarah piala Eropa (euro) sebenarnya bermula dari ide Sekretaris Federasi Sepakbola Prancis (FFF) Henri Delaunay pada akhir dekade 1920-an. Kala itu, Delaunay melihat melihat ada kepincangan di antara dua kutub itu, di mana negara Amerika Latin terlalu kuat bagi Eropa. Uruguay meraih medali emas di Olimpiade 1924 dan 1928. Bahkan, Uruguay ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia I tahun 1930 sebagai penghormatan atas prestasinya.
Ide Delauney sebenarnya cukup sederhana. Delauney ingin memperbanyak frekuensi pertandingan antar negara-negara Eropa dengan menggelar kejuaraan antarnegara. Sayang, ide Delauney tidak digubris oleh UEFA (Persatuan sepak bolanya Eropa). UEFA malah menggelar kejuaraan antarklub Eropa yang kelak dikenal sebagai Piala Champions, Piala UEFA dan Piala Winners mulai 1954.

Hal inilah yang membuat Delauney kecewa, hingga jatuh sakit dan meninggal dunia pada November 1955. Meninggalnya salah satu sesepuh sepak bola Eropa ini sangat mengejutkan jajaran pengurus UEFA. Dalam kongres UEFA 1957, ide lawas Delauney itu akhirnya disetujui. Kongres juga memutuskan Prancis sebagai tuan rumah Piala Eropa yang pertama tahun 1960 sebagai bentuk penghormatan kepada Delauney. Pada ajang ini, Uni Soviet (kini Rusia) yang menjadi juara setelah mengandaskan Yugoslavia dengan skor 2-1 melalui perpanjangan waktu.

Sejak saat itu, setiap 4 tahun sekali UEFA menggelar perhelatan 'Piala Dunia Mini' ini. Perkembangan dari perhelatan akbar itu pun terus terjadi. Misalnya jumlah peserta Piala Eropa kedua yang berlangsung di Spanyol, 1964, membengkak dari 17 negara menjadi 29 negara. Pembengkakan ini antara lain ditandai masuknya Inggris dan Italia dalam kancah perhelatan akbar se-Eropa ini. Namun format putaran final sama seperti yang pertama, yaitu 4 tim yang lolos ke putaran final. Kali ini di final tuan rumah Spanyol menumbangkan juara bertahan Uni Soviet dengan skor 2-1.

Karena jumlah peserta semakin bertambah, maka format pertandingan pun diubah. Setiap peserta harus menjadi juara dan runner up grup terlebih dahulu untuk lolos ke putaran final. Format inilah yang menjadi format baku yang dianut setiap perhelatan piala Eropa.
Nah berikut daftar juaranya dari tahun 1960-2008 cekibrot again gan 
Quote:
Spoiler for EURO 1960: 


Juara: Uni Soviet
Runner-up: Yugoslavia
Tuan rumah: Perancis

PERTAMA kalinya kejuaraan sepakbola antarnegara Eropa dilaksanakan. Saat itu, format adalah setiap tim memainkan dua leg dan babak knock out di semifinal yang berlangsung di negara penyelenggara.

Ketika itu, Euro diwarnai protes dari Federasi Sepak Bola Perancis yang menganggap penyelenggaraan pertama seharusnya berlangsung di Perancis. Akhirnya, turnamen ini akhirnya digelar di Perancis.

Di final, Uni Soviet berhasil membungkam negara tetangga mereka Yugoslavia 2-1. Mantan negara adidaya itu memenangkan pertandingan melalui babak perpanjangan waktu.

Spoiler for Euro 1964: 


Juara: Spanyol
Runner-up: Uni Soviet
Tuan rumah: Spanyol

NUANSA Euro kali ini berbeda dengan empat turnament sebelumnya. Masalah politik larut dalam kegiatan yang seharusnya menjunjung sportivitas. Yunani menolak bertanding melawan Albania, karena kedua tim sedang terlibat perang.

Spanyol yang bertindak sebagai tuan rumah berhasil mengalahkan Uni Soviet 2-1. Sejarah itu dibukukan Tim Matador melalui pertandingan yang berlangsung di Madrid.

Spoiler for Euro 1968: 


Juara: Itali
Runner-up: Yugoslavia
Tuan rumah: Itali

PERUBAHAN fundamental dari Euro terjadi ketika turnamen berlangdung di Italia pada 1986. Turnamen yang awalnya bernama The European Nation’s Cup, diganti menjadi UEFA European Football Championship.

Spoiler for Euro 1972: 


Juara: Jerman
Runner-up: Uni Soviet
Tuan rumah: Belgia

FORMAT turnamen 1972 ini, masih sama seperti format empat tahun sebelumnya. Kandidat kuat juara, Jerman dengan mudah membantai Belgia 3-0 di partai final yang di gelar di Brussels, lewat dua gol bintang Jerman Gerd Muller.

Jerman akhirnya merebut mahkota juara usai membungkam tim tangguh Uni Soviet 3-0.

Spoiler for Euro 1976: 


Juara: Cekoslovakia
Runner-up: Jerman
Tuan rumah: Yugoslavia

PUTARAN final Euro 1976 diadakan di Yugoslavia. Di partai final, Cekoslovakia berhasil menjadi juara dengan mengalahkan Jerman 2-0.

Partai final kali ini diwarnai aksi diving yang dilakukan pemain Jerman, Uli Hoeness. Tapi, aksi brilian di perlihatkan kiper Ceko, Antonin Panenka dengan menggagalkan eksekusi penalti Sepp Maier.

Spoiler for Euro 1980: 


Juara: Jerman
Runner-up: Belgia
Tuan rumah: Itali

FORMAT baru kembali diterapkan pada Euro 1980. Delapan tim maju ke putaran final di Italia. Di partai puncak, Jerman berhasil mengandaskan perlawanan Belgia 2-1, lewat dua gol yang dicetak Horst Hrubesch.

Spoiler for Euro 1984: 


Juara: Perancis
Runner-up: Spanyol
Tuan rumah: Perancis

PADA Euro 1984, peringkat pertama di masing-masing grup langsung menuju babak semifinal, setelah melewati fase grup.

Di partai final, tuan rumah Perancis berhasil mengalahkan Spanyol 2-0. Kedua gol Prancis dicetak Michel Platini melalui tendangan bebas dan Bruno Bellone.

Spoiler for Euro 1988: 


Juara: Belanda
Runner-up: Uni Soviet
Tuan rumah: Jerman

PEMERINTAH Jerman menyelenggarakan Euro 1988, dengan memakai format seperti perhelatan 1984. Belanda berhasil menjadi juara, setelah mengalahkan Uni Soviet 2-0 di final. Kala itu, gol belanda lahir melalui sundulan Marco Van Basten dan Ruud Gullit.

Spoiler for Euro 1992: 


Juara: Denmark
Runner-up: Jerman
Tuan rumah: Swedia

EURO 1992 diselenggarakan Swedia bertepatan dengan banyaknya perubahan politik di Eropa. Jerman Barat dan Jerman Timur mendeklarasikan kesatuan mereka menjadi Republik Jerman.

Kemudian Uni Soviet menyatakan kemerdekannya, serta tempat Yugoslavia yang dilanda perang di digantikan Denmark.

Ajaibnya, Denmark yang bermain tanpa beban berhasil tampil di final dan memukul Jerman 2-0 lewat gol yang di ciptakan Kim Vilfort dan John Jensen.

Spoiler for Euro 1996: 


Juara: Jerman
Runner-up: Republik Ceko
Tuan rumah: Inggris

TIMBULNYA kekuatan-kekuatan baru negara Eropa Timur, membuat Euro 1996 diikuti 48 negara. Format baru mulai di jalankan, yaitu 16 tim maju ke putaran final dan terbagi menjadi empat grup.

Peringkat satu dan dua di masing-masing grup akan maju ke babak selanjutnya. Partai final terjadi antara kandidat juara Jerman dan Rep Ceska yang bertindak sebagai underdog.

Jerman berhasil menaklukkan Rep Ceska 2-1, lewat gol Oliver Bierhoff di perpanjangan waktu. Ini juga menjadi kali pertama sistem golden goal diterapkan.

Spoiler for Euro 2000: 


Juara: Perancis
Runner-up: Italia
Tuan rumah: Belgia & Belanda

PERTAMA kalinya Euro berlangsung di dua negara. Belgia dan Belanda terpilih menjadi tuan rumah bersama. Partai final di turnamen mempertemukan dua kandidiat kuat juara, Italia dan Perancis.

Tim Ayam Jantan berhasil menjadi kampiun, lewat gol emas David Trezeguet saat injury time. Perancis juga berhasil mengawinkan gelar World Cup 1998 dan Euro 2000.

Spoiler for Euro 2004: 


Juara: Yunani
Runner-up: Portugal
Tuan rumah: Portugal

PADA Euro 2004, Portugal menggelar hajatan. Perhelatan ini menghadirkan kejutan di akhir kejuaraan. Yunani bersama pelatih asal Jerman Otto Rehhagel berhasil membalikkan prediksi publik.

Mereka mampu memboyong lambang supremasi sepakbola terbesar di Eropa itu. Yunani menjadi juara setelah menundukkan tuan rumah Portugal 1-0 di Lisbon, lewat gol tunggal dari Angelos Charisteas

Spoiler for Euro 2008: 


Juara: Spanyol
Runner-up: Jerman
Tuan rumah: Austria-Swiss
Spanyol akhirnya merengkuh gelar Juara Piala Eropa 2008 setelah mengalahkan Jerman 1-0 di final. Adalah Fernando Torres yang mengobati dahaga gelar 44 tahun Spanyol. Torres mencetak gol tunggal kemenangan Spanyol di Stadion Ernst Happel. Sebiji golnya di menit ke-23 menentukan segalanya. La Furia Roja menjadi raja baru Eropa.
Quote:
Nah ini dia piala eropa yang sangat di incer semua pemain Eropa 

6 Makanan Ini Tidak Menyehatkan Anak

6 Makanan Ini Tidak Menyehatkan Anak



Anak-anak biasanya lebih suka dengan makanan yang berwarna menarik dan manis. Namun, sekarang banyak makanan instans rendah nutrisi yang tidak sehat justru digemari si kecil. Setidaknya ada 6 makanan paling sehat untuk anak.

Kesibukan orangtua dan kurangnya waktu sering membuat anak harus diberikan berbagai makanan yang tidak sehat, seperti makanan kemasan, instans atau junk food.
Berikut 6 makanan paling tidak sehat untuk anak, seperti dilansir Lifemojo, Kamis (15/6/2011):
Quote:
Quote:
1. Chicken Nugget (nugget ayam)
Quote:
Makanan ini biasanya masuk dalam makanan favorit anak-anak. Nugget ayam termasuk makanan yang tidak sehat karena banyak mengandung garam dan high-fructose corn syrup (HFCS atau fruktosa jagung) yang ditambahkan untuk menambah rasa, diikuti dengan cara digoreng dalam minyak terhidrogenasi yang mengandung lemak trans. Makanan ini rendah nilai gizi dan tinggi kalori dan lemak.
Quote:
Quote:
2. Kentang goreng (French Fries)
Quote:
Makanan ini tinggi kandungan lemak, tinggi kalori, natrium (garam) dan digoreng dengan menggunakan minyak terhidrogenasi yang mengandung lemak trans. Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa pemanasan makanan bertepung seperti kentang dalam suhu yang ekstrim menciptakan karsinogen disebut akrilamida, yang bisa memicu kanker.
Quote:
Quote:
3. Keripik kentang
Quote:
Makanan ini juga tinggi lemak jenuh dan garam. Beberapa keripik kentang juga dapat membentuk akrilamida yang memicu kanker.
Quote:
Quote:
4. Soda dan minuman manis lain
Quote:
Minuman manis atau bersoda tinggi akan kalori yang berasal dari gula dan karbohidrat. Bila berlebihan mengonsumsi minuman ini bisa menyebabkan obesitas dan kerusakan gigi pada anak-anak.
Quote:
Quote:
5. Sereal manis
Quote:
Beberapa sereal ditambahkan dengan pengawet, bahan kimia, minyak terhidrogenasi dan pewarna buatan. Pilihlah sereal gandum utuh sebagai pilihan terbaik untuk sarapan anak Anda.
Quote:
Quote:
6. Pizza
Quote:
Topping pizza biasanya menggunakan sosis, daging yang bisa bersifat karsinogen nitrat dan nitrit. Tambahan keju juga akan menambah kalori ekstra. Jika ingin makan pizza sebaiknya pilih pizza gandum dengan topping ayam tanpa kulit, sayur-sayuran dengan sedikit keju.